Sepenuh Hati
(Oleh : Setiawan RLA)

Yah siang ini dikagetkan dengan
kejadian tower bursa efek Indonesia yang selasarnya roboh. Bagi kalian
penggemar social media jangan disebar-sebar ya videonya,Kasian. Yah semoga aja
korban cepat sembuh. Amiinnnn.
Bahas ini yuk. Dari informasi
yang sya dapat dari kakak wiki alias Wikipedia tower Bursa Efek Indonesia
dikenal dengan singkatan tower BEI letaknya tidak jauh dari keramaian pusat
kota Jakarta tepatnya di kawasan niaga sudirman jalan jenderal Sudirman
Jakarta. Saya juga belum tau pasti apa penyebebanya yang pasti ini adalah
kegagalan Struktur. Apa ini masalah umur bangunan ? tidak mungkin juga bangunan
gedung rata-rata umur rencananya ribuan tahun lohh. Apa mungkin perencenana
lupa input beban ? hahaha bisa jadi
Apa tidak ada balok kantilevernya
? jelas-jelas dalam video yang banyak diunggah netizen tersebut tidak ada
tanda-tanda mau roboh. Coba liat sekali lagi, seperti lantai yang ditempel. Jadi
ngeri kan kalau jalan-jalan ke mall heheh. Dari kejadian ini kita bisa lebih
hati-hati dalam bekerja apalagi kalian yang bergerak dalam dunia konstruksi. Bukan
hanya hati-hati tapi juga bekerja sepenuh hati. Bekerja cepat itu perlu dan
penting tapi jangan menyampingkan fungsi, dan pikirkan apa yang terjadi setelah
itu karena disetiap karya kita pasti ada orang yang berdoa buat
kita.ciyeeelaahhhh.
Yah gimana lagi sudah terjadi. Tapi
disisi lain sih bukan perencana saja yang bisa disalahkan, Pelaku jasa
pembangunan juga harus diperiksa nih. Yahhh bukan rahasia umum lagi kalau
bidang konstruksi beberapa ada yang keabu-abuan. Eittssss beberapa ya bukan
semuanya, keabu-abuan yang dimaksud disini yaitu lebih mengoptimalkan
penyerapan anggaran daripada quality pekerjaan. Jika kalian bergelut dibidang
konstruksi mungkin kalian sudah paham. Banyak istilah-istilah horror yang
terjadi dilapangan contohnya “Hajar”,”Sikat”,Kita kerjakan malam” ya itulah
yang jadi menakutkan . Tapi iniilah yang dirasakan semua pihak jasa kontraktor
dalam mengambil keputusan. Disisi lain tekanan untuk target penyelesaian sudah
sampai ubun-ubun . haha sedikit lebay sih tapi emang itu realitanya. Tapi semua
itu bisa diminimalisir dengan cara kita konsultasi dengan perencana, Kita
mendatangkan ahli. Cara ini bukan merupakan kecurangan melainkan sebuah inovasi
untuk mempercepat pekerjaan tanpa mengurangi kualitas dan mutu pekerjaan. Dalam
teorinya sih muda hahah. Yah itu dulu lah pengantarnya bingung juga yang mau
disalahin siapa. Intinya seberapa banyak pihak yang berkaitan dengan
pembangunan tower ini dan seberapa profesianalkah pihak yang berkaitan dengan perusahaan
ini tidak ada yang bisa mengalahkan perusahaan kecil tapi bekerja dengan
sepenuh hati.
Yah mari kita kembalikan ke
individu masing-masing, Jika kita mampu untuk bekerja secara jujur hasilnya
juga pasti memuaskan. Maaf kelupaan, kalau masalah target penyelesaian sih
sekarang sudah masalah politik, susah jelasinnya harus baca-baca buku lagi. Tapi
next time kita akan bahas masalah keterkaitan politik terhadap infrastruktur di
Negara tercinta kita ini. Harus berguru di parpol nih hahaha..
Salam






0 comments:
Post a Comment